Kamis, 07 November 2013
Farewell to You
When we will farewell our friend, sing the song :)
Rasanya sudah berkali-kali mengalami perpisahan dengan seorang sahabat yang mungkin berteman sudah bertahun-tahun atau bahkan belum terlalu lama akan tetapi sudah meninggalkan bekas persahabatan yang tak akan pernah terlupakan. Mengucapkan salam jumpa memang lebih mudah dibandingkan mengucapkan selamat tinggal, dan ketika tiba waktunya untuk berpisah, itulah waktu terberat yang dirasakan yang seolah-olah membuat diri tak akan pernah bisa berjumpa lagi. Apalagi dengan kondisi jarak dan ruang yang begitu jauh berbeda membuat harapan akan pertemuan kembali akan terasa sangat kecil kemungkinannya. Tapi siapa yang tau, bukankah pertemuan dan perpisahan itu sudah ada yang mengatur?? Jika sudah ditakdirkan untuk bertemu kembali, maka hal itu akan terjadi. Tanam harapan itu, dan biarkan ia tumbuh seiring berjalannya waktu. Semoga bisa dipertemukan kembali dalam masa dan cerita yang mungkin akan jauh berbeda akan tetapi tidak akan melupakan cerita lama ketika dulu masih sering bersama.
Sooo, let's sing the song...
Well it's time to say goodbye my friend
Inilah waktunya 'tuk ucapkan selamat tinggal, kawan
I'm glad you stayed until the end
Senang rasanya kau tetap ada hingga saat ini
I hope that you've enjoyed the time we spent
Kuharap kau nikmati waktu kita bersama
Though I know that I will be back again
Meskipun kutahu aku kan kembali lagi
I don't know just how soon my friend
Aku tak tahu seberapa cepat, kawan
Until we meet again just think of me
Hingga kita bertemu lagi, pikirkanlah aku
I'll think of you
Aku kan memikirkanmu
It was easier to say hello
Memang lebih mudah tuk ucapkan salam jumpa
Than to say goodbye
Daripada ucapkan selamat tinggal
Now the bus is leavin' once again
Kini bis ini akan berangkat lagi
I bid farewell to you
Kusampaikan selamat tinggal padamu
Oh yeah
I remember all the fun we had
Kuingat kegembiraan yang kita nikmati
And all the tears when times were bad
Dan air mata saat waktu tak bersahabat
But you were there when we were down and out
Tapi kau selalu ada saat hadapi saat sulit itu
And I know that I will not forget
Dan kutahu takkan kulupa
What was written and what was said
Apa yang tlah tertulis dan terucap
And who was there when we were not on top
Dan siapa yang ada di saat kita tak sedang di puncak
Of the world
Dunia
Yes it's time to say Auf Wiedersehn
Ya, inilah saatnya ucapkan Auf Wiedersehn
Sayonara and ciao my friend
Sayonara dan Ciao, kawan
You'll always have a place within my heart
Selalu ada tempat untukmu di hatiku
And rock will come and rock will go
Dan rock akan datang dan akan pergi
The scene will change, the time will show
Adegan akan berubah, waktu akan tunjukkan
But still I hope that you'll be there for me
Tapi tetap saja aku berharap kau kan ada untukku
I'll be there for you
Aku kan ada untukmu
Na na nana na na...
Rabu, 02 Oktober 2013
NO TITLE :)
Cahaya indahnya mata itu bersinar,
Rasakan selaksa haru dan bahagia,
Isyaratkan makna dari sebuah refleksi diri,
Simbolisasikan guratan seni dan kelembutan yang abstrak.
Pentagonal setiap sudut hidupmu,
Ibaratkan butiran panas yang mencairkan bongkahan salju
Nenebarkan percikan api yang lembut dan menghangatkan.
Kau tahu teman,
Waktu pun akan terus bergulir,
Imbuhkan seribu kata pesan hidup dan kehidupan,
Noktahkan titik-titik warna indah di dalam setiap lembaran kertas perjalananmu,
Temukan rahasia dan keajaiban dalam luasnya alammu,
Ejakan abjad demi abjad dalam susunan mimpimu, dan
Raihlah tujuanmu dengan senyuman dan pancaran indah hatimu.
English Version
Beautiful light eyes that shine,
Feel the emotion and ten thousand happy,
Suggests the meaning of a self-reflection,
Sketch depicts abstract art and softness.
Pentagonal every corner of your life,
As grain hot melt snowpack
Spark spread were soft and warm.
You know friends,
Time also will kept rolling,
Adding worth a thousand words and life the message of life,
Splashed beautiful color dots on each sheet of paper in your journey,
Find out the secrets and wonders in the vastness of nature around you,
Describe and recite alphabet in the alphabet order arrangement of your dreams, and
Reach your goals with a radiant smile and a beautiful heart.
Happy B'day....
Rasakan selaksa haru dan bahagia,
Isyaratkan makna dari sebuah refleksi diri,
Simbolisasikan guratan seni dan kelembutan yang abstrak.
Pentagonal setiap sudut hidupmu,
Ibaratkan butiran panas yang mencairkan bongkahan salju
Nenebarkan percikan api yang lembut dan menghangatkan.
Kau tahu teman,
Waktu pun akan terus bergulir,
Imbuhkan seribu kata pesan hidup dan kehidupan,
Noktahkan titik-titik warna indah di dalam setiap lembaran kertas perjalananmu,
Temukan rahasia dan keajaiban dalam luasnya alammu,
Ejakan abjad demi abjad dalam susunan mimpimu, dan
Raihlah tujuanmu dengan senyuman dan pancaran indah hatimu.
English Version
Beautiful light eyes that shine,
Feel the emotion and ten thousand happy,
Suggests the meaning of a self-reflection,
Sketch depicts abstract art and softness.
Pentagonal every corner of your life,
As grain hot melt snowpack
Spark spread were soft and warm.
You know friends,
Time also will kept rolling,
Adding worth a thousand words and life the message of life,
Splashed beautiful color dots on each sheet of paper in your journey,
Find out the secrets and wonders in the vastness of nature around you,
Describe and recite alphabet in the alphabet order arrangement of your dreams, and
Reach your goals with a radiant smile and a beautiful heart.
Happy B'day....
Sabtu, 18 Mei 2013
Tulisan untuk Sahabat
Coretan sederhana ini untuk seorang teman seperjuangan di hari ulang tahunnya. Pesan puisinya di konsep dari bagian-bagian alphabet nama pemiliknya.
Berarak-arak awan yang biru berjalan memayungi teriknya langkahmu,
Ulaskan senyum simpul di hari bahagiamu,
Detik dan menit waktu terus berputar mengikuti alur usiamu,
Ikrarkan setiap bagian memori-memori perjalanan hidupmu.
Singgasana cita dan cinta yang tlah kau impikan, rangkailah kembali,
Arahkan peta dan koridor-koridor jalan mimpimu yang mungkin pernah terserak, tak beraturan.
Tanamkan asa dan keyakinan hingga ke dalam qolbumu yang murni
Indahkanlah mimpimu dengan bunga-bunga do'a dan tasbih di sepertiga malammu.
Alirkanlah cintamu pada-Nya sebagai bentuk dimensi syukurmu,
Noktahkanlah warna-warni perjuangan di lembaran kanvas jihad sederhanamu
Oasiskanlah mata-mata air kering di lempengan tanahmu berpijal hingga menjadi hijau dan subur kembali.
Selamat hari lahir..
Semoga usianya semakin diberkahi..
Berarak-arak awan yang biru berjalan memayungi teriknya langkahmu,
Ulaskan senyum simpul di hari bahagiamu,
Detik dan menit waktu terus berputar mengikuti alur usiamu,
Ikrarkan setiap bagian memori-memori perjalanan hidupmu.
Singgasana cita dan cinta yang tlah kau impikan, rangkailah kembali,
Arahkan peta dan koridor-koridor jalan mimpimu yang mungkin pernah terserak, tak beraturan.
Tanamkan asa dan keyakinan hingga ke dalam qolbumu yang murni
Indahkanlah mimpimu dengan bunga-bunga do'a dan tasbih di sepertiga malammu.
Alirkanlah cintamu pada-Nya sebagai bentuk dimensi syukurmu,
Noktahkanlah warna-warni perjuangan di lembaran kanvas jihad sederhanamu
Oasiskanlah mata-mata air kering di lempengan tanahmu berpijal hingga menjadi hijau dan subur kembali.
Selamat hari lahir..
Semoga usianya semakin diberkahi..
Sebuah Cerita di Ruang 3x4
15 Juli 2011
Catatan lama yang belum sempat tertuliskan di blog. ^-^. Catatan yang sedkit rada lucu atau bahkan aneh.. :)
Part I
Malam ini begitu senyap, yang terdengar hanya derak-derak suara kipas angin di kamarku yang berukuran 3x4. Ia berderak seolah-olah memahami apa yang sedang aku pikirkan. Berderak merangkai alunan ketukan beraturan yang sarat akan melodi kata yang mungkin hanya ia yang dapat memahami apa arti bunyi-bunyian itu. Semua benda-benda dikamarku sedang memperhatikanku. Mencoba untuk memahami kegalauan hati tuannya. Beberapa benda-benda itu berusaha memanggil-manggilku untuk memberi sedikit hiburan padaku.
Mulai dari si kipas angin yang berusaha sekuat tenaga memberikan angin segar untuk menyegarkan hangatnya ruangan kamar mungilku. Dispenser ijo di sudut kamarku pun turut menunjukkan wajah segarnya agar aku beranjak unutk meminum beberapa teguk air yang ia simpan untuk melepaskan dahaga dan membasahi keringnya tenggorokanku.
Buku-buku dan majalah yang kutata rapi juga senyam-senyum melihatku, seakan-akan menggodaku agar tangan ini mau menyentuh dan membuka helai demi helai lembaran tubuhnya. Sampai pada beberapa pena yang tertunduk malu-malu karena mungkin akhir-akhir aku sudah mulai jarang menggunakannya.
Si kasur dan si bantal yang dengan rela dan ikhlas menjadi tempat merebahkan tubuhku juga ikut bersiul-siul agar aku segera menyandarkan dan merebahkan tubuhku. Si kasur pun berbisik "Rebahlah dan istrihatlah, biar hati dan pikiranmu lebih tenang". Kemudian "si ijo lumut" selimut kesayanganku juga tersenyum dengan wajah keibuannya yang selalu melindungiku dari gigitan nyamuk nakal dan bahkan menjagaku dari terpaan angin yang kadang-kadang membuat perutku kembung karena masuk angin.
Si CERA putih, laptop mungilku yg slalu menjadi teman terbaikku saat aku mengerjakan tugas-tugas penting ataupun sekedar memberikanku hiburan seperti musik dan film yang kukoleksi di dalam tubuhnya yang mungil. Malam ini ia juga menemaniku, melantunkan melodi -melodi indah dari instrumen pilihanku.
Yaaaaa...
Mereka semua menyayangiku. Memberikan apa yg aku butuhkan dari mereka, kapanpun aku mau. Dan aku pun tersenyum melihat benda-benda pengisi kamarku itu. Benda-benda sederhana, tapi luar biasa manfaatnya bagiku.
Lalu, tiba-tiba senyumku terhenti. Terhenti pada saat pandangan bola mataku tertuju pada sebuah bundelan album kenangan. Perlahan-lahan tanganku mulai membuka helaian lembaran foto di dalamnya. Dan di beberapa lembaran terakhir, tanganku terhenti. Sejenak aku melihat gambar itu. Gambar yang mengingatkanku pada kenangan 3 tahun silam. Gambar yang aku cetak beberapa bulan lalu.
Bayangan dari gambar-gambar itu pun mulai menari-nari dipelupuk mataku. Membentuk bayangan-bayangan nyata yang semakin mengingatkanku akan perjalanan itu. Detik, menit, jam, hari, hingga minggu tlah terlalui bersama ditempat itu. Perjalanan yg hanya hitungan minggu tapi memberiku banyak arti. Disana aku banyak belajar tentang keikhlasan dan pengorbanan, serta ksediaan membantu sesama. Dan dari sana aku menemukan sebuah rasa yang sungguh terasa kuat yang selama ini sangat enggan aku pikirkan. Dari sanalah AWAL untukku memulai kisahku. Awal yang belum aku tau kapan berakhir..
Dan kamar 3x4 ku menjadi saksi rumitnya perjalanan kisahku..kisah yang ingin aku sederhanakan secpat mungkin..
*** Bersambung
PEREMPUAN
Pancaran wajahmu teduhkan hati yang kalut,
Endapkan partikel-partikel kegundahan dengan sentuhan kasihmu,
Riak tutur katamu yang tenang damaikan gejolak nafsu amarah
Eramkan benih-benih cinta yang kan siap kau tetaskan dari rahimmu.
Melewati tahun demi tahun deretan umurmu
Patrikan hidup demi anak dan suamimu
Ukirkan sribu aksara ketulusan dalam jiwamu
Absahkan diri untuk menjadi tiang penyangga dalam keluargamu
Nisabkan hati dan perasaan demi keharmonisan elemen duniamu.
Perempuan...
Sadarlah bahwa kau adalah mahkluk terindah
Yang harus dihiasi dengan mahkota kasih sayang
Yang harus didandani dengan sentuhan ilmu dan kebaikan
Agar kelak kau tumbuh menjadi insan yang sempurna, sempurna untuk keluargamu dan tanah airmu berpijak.
Perempuan..terkadang terbersit dipikiranmu..
Benarkah aku lemah dan mudah rapuh?
Tidak saudaraku, kau tidak lemah dan juga tidak rapuh jika kau mau.
Kau bisa kuat, setegar batu karang di lautan
Walaupun setiap saat ombak akan menghantam dan menerjang tubuhmu,
Tapi kau akan tetap bisa berdiri tegak, jika kau mau
Perempuan..
Sadarlah bahwa kau tercipta sebagai media untuk mencipta atas izin dan kehendak-Nya
Tanpa hadirmu, tak akan ada yang tercipta dalam kancah penciptaan-Nya
Kau ada sbagai penguat dan pelengkap pasanganmu,
Kau ada sebagai sosok pembina dan pembentuk karakter generasimu
Kau ada sebagai tiang penyangga kehidupan keluarga, agama dan bangsamu.
Karena ketika kau baik, maka baiklah keturunan dan bangsamu.
Teruntuk : Perempuan-perempuan pejuang : pejuang keluarga, agama, dan negara.
Terutama kepada : IBU
^_^
Langganan:
Komentar (Atom)




