Dihari pertama kelahiranmu..
Terdengar suara tangisanmu yang menjerit-jerit kecil
Seakan-akan menandakan bahwa kau telah lahir
Dari rahim sang pejuangmu untuk mengemban amanah muliamu..
Tanganmu yang mungil
Mencoba mencari-cari sebuah pegangan yang berarti
Bola matamu yang masih jernih dan belum ternodai
Mencoba meluaskan pandangan
Seolah-olah kau ingin membaca fenomena apa yang tengah terjadi…
Kau lahir,
Karena kau memiliki arti..
Kau ada,
Karena mereka ingin kau ada..
Waktu pun terus berjalan
Terlihat tubuh kecilmu mulai menjelma
Sebagai seorang anak yang sangat belia..
Tangan dan kakimu lincah bermain
Tanpa mengenal lelah dan letih.
Terkadang terlihat kau jatuh dan tersungkur..
Namun kau selalu mencoba untuk bangkit kembali…
JATUH…MERANGKAK…LALU BERDIRI..
Dinamika itu yang akan selalu kau jalani.
Perlahan-lahan kau mulai belajar
Menemukan arti dan jati diri di dunia kecilmu..
Sesekali…kulihat senyum tersungging di bibir mungilmu..
Disaat kau mulai berhasil memainkaan peran di panggung kerjamu.
Mungkin hanya segelintir orang yang mau menonton dan memperhatikan aksi panggungmu..
Namun kau tak akan peduli
Kau ingin terus bermain dan berperan..sampai kau mampu mewujudkan amanah mulia-Nya..
Teruslah bergerak…
Menapaki jalan kecil berbatu kerikil di dunia bermainmu!
Teruslah memberi…
Memberi senyuman dan keriangan hati yang penuh ikhlas dan penuh arti..
Tanpa menunggu balasan pujian dan tepukan riuh orang-orang di sekelilingmu..
Suatu hari..
Sayup-sayup kudengar doamu yang suci..
“ Aku Ingin Menjadi Melati-Melati Putih..
Yang Senantiasa Menabur Benih Dan Menebar Wangi…
Dalam Setiap Kancah Taman Baktiku…
Alangkah Bahagianya Aku..
Saat Aku Melihat Benih-Benih Melati Yang Slalu Aku Jaga
Menjelma Menjadi Melati Yang Indah Dan Menawan..
Menawan Dengan Ketangguhannya, Kebaikannya, dan Keikhlasannya…”
Special untuk pengurus KOHATI dan HMI WATI FKM USU
Smoga menjadi perempuan-perempuan tangguh,.
Terdengar suara tangisanmu yang menjerit-jerit kecil
Seakan-akan menandakan bahwa kau telah lahir
Dari rahim sang pejuangmu untuk mengemban amanah muliamu..
Tanganmu yang mungil
Mencoba mencari-cari sebuah pegangan yang berarti
Bola matamu yang masih jernih dan belum ternodai
Mencoba meluaskan pandangan
Seolah-olah kau ingin membaca fenomena apa yang tengah terjadi…
Kau lahir,
Karena kau memiliki arti..
Kau ada,
Karena mereka ingin kau ada..
Waktu pun terus berjalan
Terlihat tubuh kecilmu mulai menjelma
Sebagai seorang anak yang sangat belia..
Tangan dan kakimu lincah bermain
Tanpa mengenal lelah dan letih.
Terkadang terlihat kau jatuh dan tersungkur..
Namun kau selalu mencoba untuk bangkit kembali…
JATUH…MERANGKAK…LALU BERDIRI..
Dinamika itu yang akan selalu kau jalani.
Perlahan-lahan kau mulai belajar
Menemukan arti dan jati diri di dunia kecilmu..
Sesekali…kulihat senyum tersungging di bibir mungilmu..
Disaat kau mulai berhasil memainkaan peran di panggung kerjamu.
Mungkin hanya segelintir orang yang mau menonton dan memperhatikan aksi panggungmu..
Namun kau tak akan peduli
Kau ingin terus bermain dan berperan..sampai kau mampu mewujudkan amanah mulia-Nya..
Teruslah bergerak…
Menapaki jalan kecil berbatu kerikil di dunia bermainmu!
Teruslah memberi…
Memberi senyuman dan keriangan hati yang penuh ikhlas dan penuh arti..
Tanpa menunggu balasan pujian dan tepukan riuh orang-orang di sekelilingmu..
Suatu hari..
Sayup-sayup kudengar doamu yang suci..
“ Aku Ingin Menjadi Melati-Melati Putih..
Yang Senantiasa Menabur Benih Dan Menebar Wangi…
Dalam Setiap Kancah Taman Baktiku…
Alangkah Bahagianya Aku..
Saat Aku Melihat Benih-Benih Melati Yang Slalu Aku Jaga
Menjelma Menjadi Melati Yang Indah Dan Menawan..
Menawan Dengan Ketangguhannya, Kebaikannya, dan Keikhlasannya…”
Special untuk pengurus KOHATI dan HMI WATI FKM USU
Smoga menjadi perempuan-perempuan tangguh,.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar