Minggu, 01 Mei 2016

Kopi Susu

Selayaknya kopi,
Aku belum bisa menyukai kopi hitam yang pahit
Aku selalu suka yang manis
Manis yang membuat “mood”ku turut bagus.
                  
Hidup ini sudah sering merasakan pahit
Meski pahitnya tak sepahit obat malaria
Rasanya Tak perlulah lagi aku berusaha  keras menyukai yang pahit-pahit
Biarlah yang manis saja, supaya hatiku juga merasakan manis..

Kopi pakai susu
Itu lebih aku suka
Sebab susunya membuat kopi terasa nikmat dan gurih
Dan hidup ini juga seharusnya seenak kopi susu, bukan???

Nyatanya,
Wujudku hari ini sama seperti si kopi hitam
Yang masih menanti tuangan susu segera bercampur dengannya
Mencari takaran susu yang paling pas dengannya
Dan menunggu kapan susu itu bisa melebur bersamanya.

Kopi susu nan hangat
Sungguh sebuah perpaduan yang selalu dinantikan
Untuk mereka-mereka yang sedang dalam pemberhentian
Berhenti untuk mendapat kepastian akhir dari sebuah penantian.


Medan, 30 April 2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar