Minggu, 01 Mei 2016

Hari Bahagiamu (Sahabatku Retno Farid)

Hari ini kulihat aura bersinar terpancar di wajahmu sobat
Lebih cantik dari biasanya
Tepat di hari itu, Jumat yang berkah
Kau terima ikrar suci dari belahan jiwamu yang selama ini dinanti

Masih jelas diingatanku
Lampau lalu,
Musim berganti musim
Kau kerap bercerita gundahmu tentang siapa jodohmu
Kadang kita menangis bersama, gundah bersama, lalu tertawa bersama
Menertawakan perjalanan dan kisah-kisah kita.

Hari ini terlihat air mukamu bahagia
Meskipun cemas-cemas ringan tersirat di wajahmu yang cantik
Detik-detik ikrar itu kau awali dengan tangis haru
Bersimpuh dihadapan ayah bunda
Melepas tangismu untuk menyambut senyumanmu.

Alhamdulillah..
Ikrar itu pun berakhir
Lega dan haru menyelimuti pesonamu kala itu
Diiringi lantunan firman suci Sang Maha Kasih
Menerobos relung hati setiap yang menyaksikannya
Dan aku sobat..
Yang tengah duduk di bangunan suci ini
Turut merasa bahagia
Membayangkan seakan aku juga berada di posisi itu
Ingin rasanya segera menyusulmu
Bersanding dengan belahan jiwaku
Meskipun saat ini belum bisa kubayangkan bagaimana sosoknya
Kapan kami bertemu
Dan siapakah dirinya

Tahukah kamu, sobat..
Bahagiamu hari ini sama seperti bahagiaku melihatmu
Cinta dan kasih persahabatan kita
Tlah menguatkanmu tuk tak lelah menunggu
Hingga ia datang menjemputmu.

Raihlah genggaman kekasihmu
Biar mulai kulepas genggamanku darimu
Genggaman yang tergantikan dengan genggaman suci yang lebih kuat dan kokoh
Menopang dan melindungimu kelak.
Kulepas bukan berarti kita tak saling memperhatikan lagi
Karena aku percaya kau akan lebih terjaga di tangan itu.

Sobat..
Mungkin suatu saat nanti kau merindukan masa-masa persahabatan kita lagi
Datanglah dan ceritalah..
Pintu ini akan selalu terbuka
Untuk persahabatan kita yang abadi


Duri, Jumat 22 April 2016



Tidak ada komentar:

Posting Komentar